Ini lanjutan hasil survey yang aku lakukan kemarin:
Bagi saya, tidak ada teman sejati, tapi yang ada kebenaran sejati. Kebenaran itu akan muncul dalam ruang waktu tententu pada teman-temanku. Sebab, teman yang sholeh hari ini, bisa jadi paling tidak sholeh di masa datang. Jadi, hakikat (substansi) dari apa yang dikatakan/perbuat temanlah yang sejati. Relatif, kondisional, dan temporer. Jadi teman sejati ialah kebenaran abadi. Di mana kebenaran muncul, di sanalah teman sejati tercipta.
Teman sejati adalah adalah teman yang tulus saling menasehati dan bersabar dalam kebaikan dan takwa, saling berbagi dan menolong, enak diajak ngobrol dan nyambung.
Teman sejati memberi semangat untuk hidup, mengajak ke arah kebaikan, berbagi suka dan duka, berbagi ilmu, dll.
Teman sejati itu yang mau ngerjain tugas-tugas yang lagi aku kerjakan sekarang dan akan dikumpul siang ini
:: terima kasih tuk Adi, Imam, Endang, Arif
Artikel terkait:
