Jauh hari sebelum menikah, aku menginginkan acara bulan madu kami -yang cuma sehari ini- ke Taman Kyai Langgeng, Magelang. Kenapa aku memilih TKL? Karena menurutku objek wisata ini masih terasa sejuk dan asri, terlebih letaknya di dekat lereng Gunung Merapi.
Sebelumnya aku pernah mengunjungi objek wisata ini sebanyak tiga kali. Pertama, saat aku masih duduk di bangku TK. Saat ini kami diajak piknik ke Adisucipto dan TKL. Yang masih kuingat, waktu itu aku naik mobil-mobilan di taman lalu lintasnya.
Kedua, saat aku duduk di kelas 1 SD. Aku pergi ke TKL bersama keluargaku. Yang aku ingat waktu itu, di sana banyak kolam ikannya.
Kemudian yang ketiga, saat aku duduk di kelas 3 SD. Aku ke TKL dalam rangka piknik perpisahan kelas 6 di SD-ku. Yang kuingat di sana banyak tempat ayunannya.
Yang jelas, tiga kali ke TKL, benar-benar mengesankan, objek wisata yang indah.
Dan sekarang, 17 tahun sejak kunjungan terakhirku, TKL udah banyak berubah.
* Dulu hawanya sejuk-sejuk dingin, sekarang panas
* Kolam-kolam ikannya sudah tidak ada ikannya, airnya pun keruh
* Ayunannya masih ada, tapi beberapa sudah rusak
* Sepi pengunjung
* Fasilitas (seperti perahu di sungai, kereta mini) tidak dioperasikan
Meski sempat merasa kecewa karena tidak seperti yang kubayangkan, setidaknya kami sudah dihibur oleh satwa-satwa yang jarang kami lihat, seperti kelelawar, monyet, bangau, merak, kakatua, dan beberapa jenis burung lainnya.
Artikel terkait:
