Oct '08
15

SMS Ramadhan 1429 H (3)

Files under Diary | Posted by Amorita Kurnia Dewi

Terkadang lisan ingin dijaga, sikap ingin dipelihara, tapi khilaf tetap saja ada dan ternyata sempurna bukan milik kita. Mohon maaf lahir batin.
– Taufik Rahman Saleh. 01.09.08 @ 10:40

Selamat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga segala amalan baik diterima di sisi Allah, segala dosa diampuni dan kembali suci di akhir perjalanan satu bulan yang penuh berkah ini.
– Fritz Akhmad Nuzir. 01.09.08 @ 16:48

Bismillah. Teachers of SSC… Hore Ramadhan tlah tiba, saatnya kita Ngefriends’ sama Islam. Know en’ love it. Semangat ah 1000000000000X!
– SSC Mutiara. 02.09.08 @ 10:26

Sami2. Mbak Rita. Semoga Allah menjadikan Ramadhan ini penuh berkah dan manfaat. Salam ke suami.
– M. Alwi Hasan. 04.09.08 @ 12:51

Slamat datang di hari ke 20 di penerbangan Ramadhan Air dengan nomor penerbangan 1429 H. Tujuan Idul Fitri, dengan Pilot Ikhlas. Jarak tempuh 30 hari. Harap memakai sabuk pengaman dengan Tilawah, Tarawih, dan Zakat Fitrah. Tegakkan kursi Iman. Jika cuaca buruk perbanyak Zikir dan Do’a. Selamat Terbang di hari ke 20. Semoga perjalanannya Berkah. Amiin.
– Ani Kusnidah. 20.09.08 @ 04:58

Slamat datang di hari ke 21 di penerbangan Ramadhan Air dengan nomor penerbangan 1429 H. Tujuan “Ridha Allah dan Surga”, dengan Pilot Ikhlas. Jarak tempuh 10 hari. Harap pakai sabuk pengaman Anda dengan puasa, tarawih, tilawah, dan zakat fitrah. Tegakkan kursi Ibadahmu dengan kekuatan Iman. Pastikan bebas asap Maksiat. Jika cuaca buruk perbanyak dzikir dan tilawah Qur’an. Atas nama pilot nomor 8 )|( kami ucapkan Selamat Terbang dengan nyaman di hari ke 21 pada bulan Ramadhan.
– Syahri Yusnita. 21.09.08 @ 17:24

Allah melapangkanmu, agar tidak selalu dalam kesempitan. Allah menyempitkanmu, supaya engkau tidak hanyut dalam kelapangan. Allah melepaskan engkau dari keduanya, supaya engkau tidak bergantung pada selain-Nya. Semoga dimudahkan di menjelang sepertiga yang akhir ini. Met berjuang! :-)
– Taufik Rahman Saleh. 22.09.08 @ 11:26

Kulihat Ramadhan dari kejauhan. Ku dekati lalu ku sapa ia, “Hendak ke mana?” Dengan lembut ia berkata, “Aku harus pergi, mungkin jauh dan sangat lama. Tolong spaikan pesanku untuk si Mukmin: Syawal akan tiba sebentar lagi, ajaklah Sabar untuk temani hari-hari dukanya. Peluklah Istiqomah saat dia kelelahan dalam perjalanan Taqwa, bersandarlah pada Tawadhu saat kesombongan menyerang. Mintalah nasihat dari Qur’an dan Sunnah di setiap masalah yang dihadapi. Sampaikan pula salam dan terima kasih untuknya karena telah menyambutku dengan suka-cita. Kelak, akan ku sambut ia di Syurga dari pintu Ar-Rayan.” ~Sampai jumpa Ramadhanku~
– Syahri Yusnita. 26.09.08 @ 05:33

Kulihat Ramadhan dari kejauhan. Ku dekati lalu ku sapa ia, “Hendak ke mana?” Dengan lembut ia berkata, “Aku harus pergi, mungkin jauh dan sangat lama. Tolong spaikan pesanku untuk si Mukmin: Syawal akan tiba sebentar lagi, ajaklah Sabar untuk temani hari-hari dukanya. Peluklah Istiqomah saat dia kelelahan dalam perjalanan Taqwa, bersandarlah pada Tawadhu saat kesombongan menyerang. Mintalah nasihat dari Qur’an dan Sunnah di setiap masalah yang dihadapi. Sampaikan pula salam dan terima kasih untuknya karena telah menyambutku dengan suka-cita. Kelak, akan ku sambut ia di Syurga dari pintu Ar-Rayan.” ~Sampai jumpa Ramadhanku~
– Anin Dyaningsih. 26.09.08 @ 10:07


Artikel terkait:

Post a Comment