Mar '08
5

Rp 0,01 per detik

Files under Diary | Posted by Amorita Kurnia Dewi

YOOOOOOOW….. (ikut-ikutan siapa ya?)

Sekarang tarif telepon sesama IM3 turun. Agaknya IM3 ga mau kalah dengan dua operator lain yang pasang tarif sampai Rp 0,5 per detik dan Rp 0,1 per detik, tentu saja tidak mulai detik pertama. Hmm… strategi untuk menarik pelanggan tentunya, bagi masyarakat Indonesia ini sangat mudah tergiur iklan.

Siapa yang tidak tergiur melihat iklan tarif telepon yang segitu murah? Baru setelah kita perhatikan dengan seksama, eh… ternyata ada tulisan “mulai detik ke …” atau “setelah … menit panggilan”, Tentunya tulisan tersebut keciiilll banget, dibandingin tulisan nol koma sekian detik yang gede banget.

Aku tidak akan membahas beberapa iklan operator yang sepertinya “menipu konsumen yang tidak jeli” tersebut. Kabarnya nanti awal April tarif telepon semua operator akan turun, jadi wajar lah kalau mulai sekarang para provider tersebut berebut pasang iklan tarifnya paling murah.

Alhamdulillah, penurunan tarif telepon ini membawa angin segar bagi dunia telekomunikasi kami (baca: keluarga kami). Kalau biasanya dalam sehari kami nelpon cuma 2 menit, biar dapat gratis sms seharian. Kecuali kalau ada urusan yang penting banget, nelpon bisa sampai setengah jam, akibatnya pulsa langsung berkurang 30 ribu. Nah… Sekarang kami bisa nelpon sepuasnya, karena yang dihitung cuma 90 detik pertama yang menghabiskan Rp 1.350. Setelah itu tarifnya cuma Rp 0,01 per detik. Jadi nelpon setengah jam pun tarifnya ga akan lebih dari Rp 1.500.

Akibatnya, kupingku sering kepanasan dan leherku pegal-pegal.


Artikel terkait:


4 Responses to “Rp 0,01 per detik”

  1. #1 By edratnaNo Gravatar on 7 Mar 2008 | Reply

    Yang penting sambungannya jernih…benar nggak? Jadi kalau komunikasi tak terdistorsi…..

    Iya bu, selama ini sambungannya jernih kok…

  2. #2 By baguspeweNo Gravatar on 7 Mar 2008 | Reply

    mbak rita, kalau mau nelepon lama, mending pake handsfree.. Setidaknya lebih nyaman digunakan.

    baguspewe’s last blog post..bpwDiary for Windows(R) Mobile Release

    makasih atas sarannya…

  3. #3 By OozeNo Gravatar on 7 Mar 2008 | Reply

    YOOOOOOOW…..

    lho kok bisa leher pegal mba’?
    yupps kek kata bagus, pake handsfree ajah. Kalo perlu yang wireless ato bluetooth, biar bisa sambil jalan2 dlsb. (^_^)

    Ooze’s last blog post..Proposal Daisakusen

    Leher pegal itu kalau nelponnya terlalu lama.
    Makasih atas sarannya ya…

  4. #4 By Ardee'est Things In My LifeNo Gravatar on 7 May 2008 | Reply

    Jadi inget iklan “kawin sama monyet itu…”, salah tuh iklan terbarunya… kawinnya nggak cuma sama 1 monyet+satu kambing… sekarang harusnya istri monyetnya udah 3 ya… kan 3 operator yang pasang tarif gila2an perdetik…

    Emang siapa yang mau kawin ama monyet :p

Post a Comment