Berhubung tour leader-nya terlambat menjemput, kami baru tiba di Dufan pukul 14.00.
Wahana pertama yang kami kunjungi adalah Arung Jeram. Ngantrinya itu lho sampai setengah jam, sementara mainnya cuma 10 menit. Tapi di sini sudah enak, kita tinggal duduk dan nanti perahu karetnya akan berjalan sendiri mengikuti arus, tanpa perlu mendayung. Siap-siap berbasah ria aja ya…
Setelah itu kami menuju wahana Halilintar. Tak jauh berbeda dengan Arung Jeram, antriannya sendiri setengah jam. Halilintar ini berupa roller coaster mini, di mana kita naik kereta melalui jalan menanjak, menikuk tajam dan miring, menurun seperti terjun, dan akhirnya berputar-putar. Waktu berputar-putar itu lho, aku sampai tidak bisa membedakan atas dan bawah.
Wahana berikutnya adalah Istana Boneka. Di sini kami naik perahu dan di sepanjang perjalanan terdapat aneka boneka animatronik baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang diiringi lagu rakyat setempat. Rute yang kami tempuh cukup panjang juga, dan membuatku agak bosan karena aku ga suka boneka. Sepertinya wahana ini lebih cocok buat anak kecil.
Selanjutnya kami menuju wahana Lorong Sesat, yang berupa lorong berdinding kaca di setiap sisinya. Di sini kita seperti berada di dalam labirin dan berusaha mencari jalan keluar. Sebenarnya kalau kita sudah tahu polanya, maka kita dapat keluar dengan mudah kok.
Tak jauh dari wahana Lorong Sesat, terdapat wahana Rango-rango. Wahana ini berupa sebuah rumah yang di dalamnya, mulai dari lantai, tiang, perabotan rumah semuanya serba miring, yang membuat kita kesulitan berjalan di sini.
Wahana berikutnya adalah Niagara. Di sini kami naik perahu kayu, menaiki tanjakan setinggi 30 meter, dan meluncur seakan-akan kami meluncur dari air terjun Niagara. Siap-siap berbasah ria juga ya…
Selanjutnya kami menuju wahana Perang Bintang. Ceritanya kita sedang berada di luar angkasa dan mendapat misi untuk menyelamatkan planet Mars dari serangan makhluk asing. Dengan menggunakan senjata laser, kita dapat menembaki musuh-musuh kita, dan skor kita akan tampil di layar.
Karena sudah masuk waktu Maghrib, kami pun menunaikan ibadah shalat Maghrib di mushola. Setelah itu kami menuju wahana Gajah Bledug, semacam komedi putar berbentuk gajah dan agak besar. Di sini ada pedal untuk naik dan turun, tapi karena kami menaikinya berdua jadi gajah kami ga bisa naik-naik deh..
Selanjutnya kami mencoba wahana Kora-kora yang siang tadi antriannya panjang banget, karena sudah malam jadi kami tak perlu mengantri, bahkan di wahana ini hanya 1/4 kapasitas yang terisi. Wahana ini berupa perahu raksasa yang diayun 90 derajat.
Wahana terakhir yang kami kunjungi adalah Bianglala. Wahana ini berupa kincir raksasa setinggi 33 meter dan merupakan wahana tertinggi di Dufan. Dari atas kami dapat melihat keindahan Dufan di malam hari.
Waktu menunjukkan pukul 20.00, Kami pun berkumpul untuk melanjutkan perjalanan ke Police Academy Show.
# Gambar-gambar diambil dari sini.
(bersambung)
Artikel terkait:

#1 By baguspewe
on 29 Jul 2008 | Reply
Waw… keren…
(maklum.. saya baru satu kali ke dufan.. itu pun waktu saya masih kecil.. :P)
baguspewe’s last blog post..bpwDiary for Windows(R) Mobile Release
Aku juga baru satu kali itu ke Dufan kok
#2 By dedek
on 29 Jul 2008 | Reply
wah asyik…
jd ngiler nih…..
kapan yach bisa ke dufan??!
kapan aja bisa kan? asal ada duit, waktu, dan kemauan