Kisah 1 : Bank Muamalat, belakang Salman
“mbak, minta tolong di-print-kan ya,” kataku sambil menyodorkan buku tabunganku.
R(Rita) : mbak, di sini tiap bulan ada pajaknya ga sih?
M(Mbak petugas teller) : nggak ada mbak
R : lha trus, ini di buku tabungan saya kok ada debet 7500 dan 2500 itu apa ya?
S(Pak Satpam) : mbak punya ATM ya?
R : iya
S : 7500 itu biaya pembuatan ATM
R : kalau yang 2500
S : kalau itu biaya pembuatan buku rekening
R : kalau pajaknya ada nggak?
M : pajaknya sebulan 3000, tapi itu untuk yang saldonya di atas 1 juta
S : pajak itu tergantung bagi hasil juga
R : maksudnya?
M : kalau bagi hasilnya di bawah 3000, pajaknya diambil dari bagi hasil itu. kalau lebih dari 3000 baru dipotong 3000
[sejenak aku berusaha mencerna kata-kata mbak ini. akhirnya aku pun merumuskan pendapatku]
R : jadi kalau bagi hasilnya di bawah 3000, maka pajak diambil sebesar bagi hasil itu ya? trus kalau bagi hasilnya di atas 3000, maka pajaknya sebesar 3000.
M : iya
R : oooo….. [salah satu kebiasaanku, mengucap o panjang :)]
M+S : [tersenyum]
R : jadi ga mungkin kan, tabungan kita lama-lama habis dengan sendirinya?
M : enggak mbak
R : makasih mbak
M : sama-sama
R : mari pak
S : [awalnya tidak melihatku, tapi akhirnya melihatku juga] o, mari-mari neng…
Kisah 2 : Bank Syariah Mandiri, Dago
“mbak, minta tolong di-print-kan ya,” kataku sambil menyodorkan buku tabunganku.
R(Rita) : mbak, di sini kalau ngambil uang di ATM kena pajak ya?
M(Mbak petugas teller) : di ATM Mandiri enggak
R : kalau selain Mandiri?
M : ada pajaknya
R : oooo….. [lagi-lagi oooo..... :)]
Jadi akhirnya aku beroleh kesimpulan
Nabung di Bank Muamalat:
- besar pajak tak akan melebihi bagi hasil. jadi ga perlu khawatir kalo saldo dikit dan ga ada transaksi. uang insya Allah ga akan berkurang kok.
- ambil uang di ATM manapun ga kena pajak.
Nabung di Bank Syariah Mandiri:
- tiap bulan kena pajak 2000. jadi ati-ati aja kalo punya tabungan dengan saldo dikit, lama-lama habis lho.
- ambil uang selain di ATM Mandiri kena pajak.
Artikel terkait:

#1 By Agus Nantomo
on 7 Mar 2006 | Reply
Ooooo-nya seorang Amorita kayaknya sama dengan Orrooo-nya seorang Kenshin Himura, ya?
Siapa ya?