Jan '08
16

Kecil Itu Indah

Files under Kontemplasi | Posted by Amorita Kurnia Dewi

Tidak selamanya hal yang kecil tidak ada artinya.

Ingatkah tentang kisah seorang pelacur, yang melihat seekor anjing kehausan, kemudian ia mengambil sepatunya untuk dijadikan timba dan menimba air dari sebuah sumur, untuk diberikan kepada anjing yang kehausan itu. Ternyata rasa kasihnya kepada seekor binatang lebih berat timbangannya daripada dosa-dosa di masa lalunya.

Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa kelak ada orang yang bermain-main di dahan pohon di surga, dikarenakan orang itu selama hidup di dunia suka menyisihkan dahan-dahan pohon pengganggu jalan.

Abu Dhomdhom, seorang yang sangat miskin sampai-sampai dia tak mampu bersedekah dengan harta, ternyata ia mampu “bersedekah” dengan cara mengikhlaskan perilaku buruk orang lain kepadanya.

Jaman dahulu, orang-orang miskin mengadu kepada Rasulullah. Mereka iri kepada orang-orang kaya, yang dengan mudah bisa bersedekah dengan hartanya. Rasulullah pun menjawab, “Setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir yang kalian ucapkan adalah sedekah.”

Bahkan, senyum untuk saudara kita juga bernilai sedekah di mata Allah.


Artikel terkait:

Post a Comment