Perjalanan dari Ragunan ke TMII lumayan makan waktu juga. Waktu itu jalanan macet, sehingga angkotnya lewat jalan-jalan pintas yang medannya cukup berat (baca: buruk). Setelah naik angkot selama satu jam, kami tiba di Pintu 2 TMII. Syukurlah TMII belum tutup. Kami membeli tiket seharga Rp 9.000,- per orang.
Taman Mini Indonesia Indah
Suasana di TMII begitu sepi, beda dengan Ragunan. Kami berjalan kaki menyusuri anjungan-anjungan yang kami sendiri malas untuk mengunjungi karena sepinya. Akhirnya kami tiba di kolam di mana terdapat miniatur Indonesia. Kami beristirahat sambil makan sisa bekal kami. Karena capeknya, aku tertidur di sini.
Ya, sepertinya memang perjalanan ke TMII ini kurang menarik. Akhirnya, setelah sekitar jam kami muter-muter, kami memutuskan untuk pulang. Kami harus berjalan cukup jauh untuk menuju ke pintu gerbang. Kami pun tiba di pintu gerbang 3, tapi karena hari sudah sore pintu gerbang ini sudah ditutup dan kami harus berjalan jauh lagi menuju pintu gerbang utama untuk keluar.
(bersambung)
Artikel terkait:
- Jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas (part 2)
- Jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas (part 1)
- Jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas (part 4)
- Jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas (part 5)
- Jalan-jalan ke Unpad Jatinangor



#1 By rachavidya
on 2 Jun 2009 | Reply
wah, hobi jalan2 yah,, sama2
rachavidya’s last blog post..
jalan2 kemana aja rachmad?
crita2 donk…