Sebenarnya ini cerita lama, tapi baru sempat posting sekarang.
Tanggal 8-9 Januari 2009 kemarin kami jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas. Rencana awal sih cuma mau ke Ragunan dan Kebun Raya Bogor, eh… ternyata malah jadi ke enam tempat tersebut. Yah, mumpung masih liburan sekolah dan belum banyak kegiatan. Lagi pula sayang kalau ke jauh-jauh liburan cuma dapat dua tempat, mending ke banyak tempat sekalian
Kami memilih berangkat dengan kereta api. Alasannya karena murah dan cepat sampai. Tiket kereta api Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta di hari biasa hanya Rp 25.000. Perjalanannya pun hanya sekitar 3 jam. Sedangkan untuk perjalanan pulang, kami sengaja tidak memesan tiket. Karena kami belum yakin jam berapa kami akan pulang dan kami belum tahu apakah lebih mudah pulang naik kereta atau bis nanti.
Perjalanan dimulai dari tanggal 8 Januari 2009. Sebelum tidur kami sudah menanak nasi dan menggoreng telur buat bekal. Pukul 03.00 kami bangun, langsung nyiapin bekal berupa enam bungkus nasi dan beberapa roti bakar. Setelah mandi, tadinya kami mau sarapan dulu, tapi sepertinya waktunya sudah mepet jadi ga sempat sarapan.
Pukul 04.15 kami berangkat menuju Stasiun Bandung naik sepeda motor. Subuh-subuh gini, jalanan sangat sepi dan angkot masih jarang. Setiba di stasiun, kami menitipkan motor dan segera menunaikan shalat Subuh. Setelah shalat, kami segera naik ke kereta.
Kereta berangkat pukul 05.00. Aku sempat tertidur di kereta karena masih ngantuk (semalam cuma tidur 3 jam). Tak lupa kami sarapan bekal kami di kereta. Sekitar pukul 8 lebih, kereta tiba di Stasiun Gambir Jakarta.
Monumen Nasional
Tujuan pertama kami adalah Monas. Aku pernah ke Monas waktu SMA, tapi suamiku belum pernah. Dari Stasiun Gambir kami jalan kaki menuju Monas. Wah, ternyata harus memutar untuk sampai ke gerbang depan. Sempat sih sama tukang parkir disuruh lewat lubang di pagar biar ga usah memutar, tapi males ah harus menerobos pagar. Akhirnya kami memilih jalan sampai ke gerbang depan.
Kami pun tiba di pintu gerbang tenggara Monas. Kami berjalan menyusuri silang Monas menuju ke tengah, cukup jauh juga ya. Setiba di tengah kami bingung, ini pintu masuknya lewat mana, kok semuanya dikunci. Akhirnya kami diberi tahu supaya lewat utara. Ternyata untuk masuk ke Monas harus lewat terowongan bawah tanah dulu, masuknya lewat sebelah utara.
Kami membeli tiket terusan sampai puncak seharga Rp 8.500 per orang. Kalau pelajar sih ada diskonnya. Setelah itu kami pun mulai menjelajahi Monas.
Monas ini memiliki empat ruangan yang bisa kita kunjungi, yaitu:
- Museum Sejarah Nasional, terletak di lantai dasar Monas. Terdapat beberapa Diorama, seperti di Monumen Yogya Kembali.
- Pelataran Cawan, bagian Monas yang berbentuk seperti cawan, ga ada apa-apa di sini.
- Puncak, harus naik lift untuk sampai ke atas, kita dapat melihat pemandangan kota Jakarta dari sini.
- Ruang Kemerdekaan, ruang untuk pertunjukan.
Dan ini foto sebagian kota Jakarta dilihat dari puncak Monas.
Setelah puas jalan-jalan di Monas, kami pun melanjutkan perjalanan.
(bersambung)
Artikel terkait:


