Nov '08
1
Files under Diary |
Posted by Amorita Kurnia Dewi
Bagaimana mungkin seorang mukmin merasa sedih dan berputus asa dalam hidupnya, sedangkan ia memiliki Allah dalam hidupnya, yang dia mencintai-Nya dan Allah lebih mencintainya, yang selalu menjaganya di pagi hari, siang hari, sore hari, dan di malam hari, dan melihat dirinya dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang. (GOYS)
Tulislah rencanamu dengan sebuah pensil, tapi berikan penghapusnya pada Allah, izinkan Dia menghapus bagian-bagian yang salah dan menggantikan dengan rencana-Nya yang indah di dalam hidupmu. Maka kamu akan bersyukur atas apapun yang terjadi. (GOYS)
-1 Nov 2008-
sebuah kegagalan tlah tercipta
thanks to Allah
aku menjadi lebih dewasa
Artikel terkait:

#1 By Rachmad Vidya
on 6 Dec 2008 | Reply
kegagalan apa mbak?
dari rencana2 ada yang tak terwujud sesuai harapan?
yah, memang kita tidak bisa pegang “penghapusnya”, bahkan, kadang2 “pensil” yang bisa digunakan untuk menulis bukan cuma punya kita
Rachmad Vidya’s last blog post..Ada yang salah?
benar. ada target yang tidak tercapai.
tapi gpp, karena itu membuatku lebih dewasa.
#2 By Rachmad Vidya
on 6 Dec 2008 | Reply
tambahanpula, lupa, emangnya “pensil”nya punya kita?! hehehe tentu bukan
Rachmad Vidya’s last blog post..Ada yang salah?
yup, betul