9 September 2007
12.00
Setelah akad nikah dan pengajian, acara selanjutnya adalah istirahat sampai pukul 13.00. Kami hanya punya waktu 1 jam untuk shalat, makan, dan persiapan walimahan.
Sebenarnya makanan udah disiapkan di depan kami, tapi karena sudah masuk waktu Dhuhur, makan siangnya dipending dulu. Suami pergi ke masjid, sedangkan aku shalat di rumah. Setelah shalat aku lalu berganti pakaian untuk walimahan. Karena aku masih punya wudhu dari pagi, aku ga mau dirias lagi, padahal tukang riasnya udah datang, aku biarin aja. Untuk kali ini aku ga perlu berdandan lama-lama, karena baju yang kupakai baju biasa, dengan rok biasa, jilbabnya pun jilbab langsung. Tak sampai 10 menit aku udah selesai berdandan.
Selanjutnya kami mau makan siang, tapi di mana makanan kami? Hiks… ternyata makanan jatah kami udah disingkirkan. Mungkin karena terlalu lama belum dimakan jadi dikira tidak dimakan. Kami lalu makan di dalam, dengan lauk yang tinggal sedikit bahkan tidak selengkap makanan yang dihidangkan untuk para tamu. Makannya pun sambil tergesa-gesa, karena acara walimahan akan segera dimulai dan tamu sudah berdatangan.
13.00
Alhamdulillah, akhirnya nasyid Seismic -nasyid yang jadi favoritku di hari-hari menjelang nikah- terlantun dari sound system di acara walimahanku. Berikut playlist nasyid yang diputar:
- Seismic - Syukur
- Brother - Teman Sejati
- Seismic - Adalah Engkau
- Tazakka - Sahabat Perjuangan
- Seismic - Belajan Jiwa
- Brother - Satu Perjuangan
- Seismic - Ketika Dua Hati Menyatu
- Gradasi - Kupinang Engkau dengan Al Qur’an
- Seismic - Rumahku Surgaku
- Gradasi - Dinda
- Seismic - Terlabuhkan
- Alginat - Kesetiaan
- Seismic - Rindu Aku
- Fatih - Cinta
Jumlah tamu yang datang sekitar 150 orang, karena kami hanya mengundang tetangga-tetangga satu RW saja.
14.30
Acara berakhir, lebih cepat 30 menit dari waktu yang dijadwalkan, karena tamunya udah habis, ga ada lagi yang datang.
Artikel terkait:
