Bikin Otak selalu ting!
Betapa Islam sejak mula, menempatkan akal dalam posisinya yang paling nyaman. Ia tidak dikungkung oleh belenggu otoritas. Tetapi ia berjalan dalam ketaatan kepada Allah dan rasulNya. Ia berkelana, menjelajah penjuru bumi, memasuki tubuh manusia, mengintip aktivitas sel-sel, lalu mengangkasa, mengambil cuaca, terus ke antariksa, memuaskan rasa ingin tahu, lalu mendarat lagi, berbagi untuk memudahkan kehidupan insani.
Islam memulai derak yang mendenyutkan kehidupan itu dari motivasi agung peribadahan, ketaatan. Saat perhitungan waris dan perhitungan zakat begitu rumit dengan angka Romawi, lahirlah angka nol dan aljabar. Saat sang Nabi mencontohkan wewangi, dahsyatlah riset-riset tentang Alkemi. Saat kebersihan menjadi bagian dari iman, lahirlah sabun. Saat dunia Islam makin luas, lahirlah pemetaan astronomis, astrolab, dan ilmu navigasi. Saat kesehatan disebut berharga oleh sang Nabi, muncullah dokter-dokter yang mumpuni.
Artikel terkait:
