Siapa takut jatuh kaya?!
Jangan dulu menggunakan ‘Utsman dan ‘Adburrahman ibn ‘Auf sebagai contoh. Khawatirnya kita nanti jadi jatuh PeDe. Yang standard dulu saja lah…
Mari periksa fasilitas yang dipakai untuk memudahkan da’wah dan jihad Rasulullah. Kendaraan misalnya, Al Qashwa, unta putih beliau adalah unta yang sangat tangkas, berkualitas tinggi, gesit, kecepatannya mengagumkan, dan sangat sehat. Duldul, keledai beliau hadiah dari Muqaiqus, sangat kuat dan kukuh jalannya. Bahkan berumur panjang hingga masa kepemimpinan Mu’awiyah Radhiyallahu ‘Anhu. Kuda beliau juga adalah yang tertangkas, tergesit, dan tercepat.
Pedang komandonya Dzul Lujjain. Jangan ragukan kualitas logamnya, ketajamannya, tempaannya, dan kehalusan pembuatannya. Bahkan ada yang menyebutkan beberapa kilogram emas diperlukan untuk membuat suatu lapisan komando. Ini adalah bagian yang sangat berkilat jika ditimpa sinar matahari untuk memberi kode dan aba-aba kepada pasukan di kejauhan. Apa ini sesuatu yang murah? Sama sekali tidak. Ada pasti yang akan menyimpulkan. Kalau begitu soal fasilitas yang memudahkan ibadah dan jihad kita harus pilih yang terbaik. Ya mesti tetap dalam proporsinya.
Artikel terkait:
