Hari Kedua di RSHS [2]
Petang hari datang Hendra[33] dan Kamal[34]. Kemudian datang Eko Gunocipto[35] dan Maya[36]. Kemudian datang Bayu AN[37], Iwan[38], Iban[39], dan Mba Dewi[40]. Sepertinya mereka harus mengantri di luar untuk menjengukku. Bayu bawa Edensor, padahal aku minta dibawain kumcer aja yang ringan. Akhirnya aku ga jadi pinjam Edensor, dan akhirnya dipinjam Maya.
Masih ada teman-temanku yang menunggu di luar untuk menjengukku, tapi waktu udah menunjukkan pukul 17.15 dan aku belum shalat Asar. Aku pun lalu meminta teman-temanku mengganti Diapers yang sepertinya udah penuh dari tadi. Ternyata memang udah sangat penuh, sampai sepreiku basah. Langsung aja aku meminta temanku memanggil perawat untuk ganti seprei. Setelah sepreiku diganti, aku lalu ganti Diapers dan shalat Asar.
Waktu udah menunjukkan pukul setengah 6 sore lebih, aku ingin “mandi” karena badanku terasa gerah sekali. Tapi ternyata masih ada “fans”ku yang menantiku, dan mereka mengatakan tidak bisa menunggu lama. Akhirnya mereka kupersilakan masuk, mereka adalah Bigman[41] dan Hajam[42]. Setelah ngobrol sebentar, mereka lalu pulang.
Akhirnya aku bisa “mandi”. Karena airnya sudah dingin dari tadi, jadi aku meminta air hangat yang baru. Malam hari datang Farah[43], Shofi[44], Puspa[45], Hindy[46], Angga, Keti, Agus HM[47], dan Helmy.
Malam hari terjadi musibah sama seperti siang tadi, Diapersku kepenuhan. Akibatnya sepreiku harus diganti lagi. Hari ini aku sampai dua kali ganti seprei. Sampai di bawah sepreiku ditambahi alas. Biar kalau ada air tidak merembes sampai ke kasur.
Malam ini aku diminta puasa dari jam 10 malam karena esoknya akan dites darah. Aku ditunggu oleh Helmy dan Farah. Tiba-tiba jam sebelas malam aku merasa ingin buang air besar. Aku bingung, aku ga mau buang air besar di Diapers. Aku mencoba pakai pispot, ternyata malah tambah sulit. Akhirnya aku putuskan di kamar mandi saja.
Sehabis buang air besar, aku batuk-batuk terus, mungkin karena aku kedinginan berada di kamar mandi sampai jam 12 malam. Aku ga bisa tidur, tiap batuk perutku terasa sakit sekali. Aku lalu duduk, dan aku merasa kalau aku batuk sambil duduk tidak terasa sakit. Jadinya malam ini aku tidur dalam posisi duduk.
Artikel terkait:
