Setiap mudik ke Yogya, kami tidak pernah lupa menikmati nasi kucing dan wedang ronde. Kalau wedang ronde, aku sudah sering menikmatinya sejak kecil. Tapi kalau nasi kucing, baru setelah menikah ini aku kesampaian untuk menikmatinya.
Sejak dulu aku penasaran banget yang namanya nasi kucing itu seperti apa. Tapi karena waktu jaman sekolah aku ga pernah keluar rumah, jadi tetep aja aku ga tau. Setelah menikah, aku bertanya pada suamiku apa dia pernah mencicipi nasi kucing. Ternyata suamiku sering menikmati nasi kucing waktu jaman kuliah dulu.
Disebut nasi kucing karena memang porsinya sangat sedikit, kaya makanan kucing (kata ibuku). Makanya dulu kalau aku makan dikit banget, ibuku sering bilang “Kok makannya dikit banget, kaya kucing?” Harga satu bungkus nasi kucing sangat murah, hanya Rp 1.000. Bahkan dulu waktu jaman kuliahnya suamiku hanya Rp 500 per porsi. Karena porsinya sangat sedikit, sekali makan kita menghabiskan dua atau tiga bungkus nasi kucing.
Nasi kucing ini disajikan dengan sambal dan oseng-oseng ikan teri atau sejenisnya. Sama seperti nasinya, “lauk”-nya pun sangat minimalis. Namun kita bisa menambah lauk lain, seperti ayam, ati ampela, usus, atau tahu/tempe goreng dengan hanya menambah sekitar Rp 500 sampai Rp 2.000 per lauk.
Nasi kucing ini bisa dijumpai di sekitar kampus UGM, Malioboro, alun-alun utara dan selatan, biasanya juga terdapat di warung-warung angkringan di pinggir jalan. Pantas bila nasi kucing ini menjadi menu pilihan mahasiswa perantauan yang tinggal di Yogya, karena harganya yang murah meriah.
Sedangkan wedang ronde adalah minuman seperti wedang jahe, ditambah dengan candil (berisi gula jawa), roti, kolang-kaling, dan kacang. Disajikan panas-panas, cocok untuk menghangatkan tubuh di malam hari.
Wedang ronde ini bisa ditemukan di sepanjang Malioboro, alun-alun utara dan selatan, juga di tempat-tempat lain di Yogya, serta ada pula penjual wedang ronde keliling. Harganya pun murah, yaitu sekitar Rp 3.000 per porsi
Sampai saat ini, nasi kucing dan wedang ronde ini selalu menjadi menu langganan kami kalau kami mudik ke Yogya. Bagi yang mau main ke Yogya, bisa dicoba nih kedua menu murah meriah ini
Artikel terkait:





