Feb '08
28

45 Jam per Minggu

Files under Diary | 8 Comments

45 jam aku tinggal bersama suamiku setiap minggunya. Jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pasangan lain yang berkisar 13 jam sehari atau sekitar 100 jam perminggu.

Pertemuan kami yang begitu singkat membuat setiap detik pertemuan begitu berharga. Jauhari sebelum suamiku datang, kami telah menyusun agenda pertemuan kami yang haruslah berkualitas. By the way, kami jarang bepergian, kami lebih suka menikmati waktu kebersamaan kami di rumah kontrakan kami. Aktivitas yang kami lakukan seputar bercerita tentang pengalaman, belajar bersama (belajar bikin web), membaca buku bersama, atau membaca artikel dari internet bersama-sama.

Minggu malam, saat kami harus berpisah, tak ada air mata yang harus dikeluarkan. Kami tidak sedih karena berpisah, karena seperti yang kukatakan pada postingan sebelumnya, meski kami jauh di mata, namun terasa dekat di hati


Artikel terkait:
Feb '08
26

Su’uzhan

Files under Diary | 2 Comments

Bagaimana rasanya kalau tiba-tiba ada orang yang su’uzhan (berprasangka buruk) kepada kita padahal kita tidak seperti apa disangkanya? Sebel dan pingin marah?

Taushiyah seorang ustadz telah mengingatkanku. Bisa jadi orang su’uzhan kepada kita karena kitalah yang membuka peluang su’uzhan.

Astaghfirullah…

Jadi ingat cerita berikut. Ada seorang perempuan berjalan, kemudian ada laki-laki menggodanya. Siapa yang salah? Pasti pada bilang laki-laki tersebut yang salah. Padahal bisa jadi yang salah adalah perempuan tersebut, karena telah membuka peluang laki-laki untuk menggodanya.


Artikel terkait:
Feb '08
25

Mengatur Keuangan Keluarga

Files under Keluarga | 15 Comments

Perlukah mengatur keuangan keluarga?

Sejak aku duduk di bangku SD ibuku mengajariku mengatur keuangan. Aku diberi uang saku di awal bulan untuk kupergunakan selama sebulan. Setiap hari aku mencatat pemasukan dan pengeluaranku. Namun lama-lama aku jadi malas mencatat.

Sekarang, setelah menikah aku kembali melakukan rutinitas tersebut, mencatat pemasukan dan pengeluaranku setiap hari. Tujuanku untuk mempermudah mengontrol keuangan, mengetahui seberapa besar kebutuhanku per bulan, dan mengevaluasi seberapa besar tingkat konsumsiku.

Aku mencatat arus keuangan keluarga dalam format Excel, sekedar untuk memudahkan saja. Berikut adalah bagian-bagian dalam laporan keuanganku:

Kas Awal - diisi awal bulan
Tabel Anggaran - per kategori, diisi awal bulan, bisa diubah sewaktu-waktu

Arus Kas, meliputi tanggal, uraian, kategori, dan nilai - diisi tiap hari
Arus Tabungan, segala sesuatu yang berhubungan dengan tabungan - diisi optional
Arus Hutang, segala sesuatu yang berhubungan dengan hutang - diisi optional

Tabel Tabungan - di-generate dari Arus Tabungan
Tabel Hutang - di-generate dari Arus Hutang
Tabel Pemasukan - di-generate dari Arus Kas
Tabel Pengeluaran - di-generate dari Arus Kas
Tabel Sisa - Tabel Anggaran dikurangi Tabel Pengeluaran

Cash In - total pemasukan
Cash Out - total pengeluaran
Cash Flow - total pemasukan dikurangi total pengeluaran

Kas Akhir - Kas Awal ditambah dengan Cash Flow

Tampak rumit? Tidak juga. Bikinnya saja yang agak rumit, tapi makainya gampang kok. Yang harus diisi tiap hari hanya bagian Arus Kas. Arus Tabungan dan Arus Hutang jarang, Kas Awal hanya tiap awal bulan, Tabel Anggaran bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan, yang lainnya bekerja otomatis.


Artikel terkait:
Feb '08
22

Long Distance Relationship

Files under Keluarga | 3 Comments

Long Distance Relationship, demikian istilah yang menggambarkan keluarga kami. Aku di Bandung, sedangkan suamiku di Cilegon. Alhamdulillah, aku memiliki suami yang begitu baik rela pulang pergi Cilegon-Bandung-Cilegon setiap pekannya.

Gimana rasanya hidup berjauhan dengan pasangan? Beberapa teman yang kutanyai hal ini, mengatakan tidak rela jika harus tinggal berjauhan dengan pasangan.

Bagaimana dengan kami? Kami bersyukur hanya terpisah sejauh Bandung-Cilegon. Teman-teman kami bahkan ada yang terpisah Jakarta-Papua atau Jakarta-Belanda. Alhamdulillah, kami bisa ketemu sepekan sekali. Teman-teman kami ada yang hanya bisa bertemu pasangannya setahun sekali.

Prinsip kami adalah saling percaya. Aku percaya pada suamiku, dan suamiku percaya padaku. Jadi, biarpun kami jauh di mata, namun terasa dekat di hati.

Apakah kami akan selamanya menerapkan Long Distance Relationship? Tentu tidak. Kami ingin hidup bersama. Namun untuk saat ini Allah sedang menakdirkan kami hidup terpisah. Semoga ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan pendewasaan kami.


Artikel terkait:
Feb '08
19

Suka Duka Menikah

Sukanya:

  1. Alhamdulillah, telah sempurna 1/2 din.
  2. Alhamdulillah, lebih menjaga pandangan dan hati.
  3. Alhamdulillah, ada tempat tuk melabuhkan cinta.
  4. Alhamdulillah, ada yang mencintaiku.
  5. Alhamdulillah, ada yang menafkahiku (terutama nafkah batin).
  6. Alhamdulillah, ada tempat berbagi kebahagiaan.
  7. Alhamdulillah, ada tempat curhat.
  8. Alhamdulillah, ada tempat tuk menangis menumpahkan kesedihan.
  9. Alhamdulillah, ada yang selalu menghiburku ketika sedih.
  10. Alhamdulillah, ada yang membantuku mengerjakan tugas-tugas.
  11. Alhamdulillah, ada yang memijitku kalau badan pegal-pegal.
  12. Alhamdulillah, ada yang merawatku ketika sakit.
  13. Alhamdulillah, ada yang menemaniku makan sepiring berdua.
  14. Alhamdulillah, ada yang menemaniku pergi jalan-jalan.
  15. Alhamdulillah, ada teman belajar bersama.
  16. Alhamdulillah, ada teman bermain bersama (aku masih kekanak-kanakan lho).
  17. Alhamdulillah, ada teman tilawah Qur’an bersama.
  18. Alhamdulillah, ada yang selalu memotivasiku menghafal Qur’an.
  19. Alhamdulillah, ada yang selalu memberiku taushiyah dan nasihat menuju kebaikan.
  20. Alhamdulillah, ada yang selalu memotivasiku berbuat kebaikan.
  21. Alhamdulillah, ada yang selalu mendoakanku.
  22. Alhamdulillah, ada yang mengingatkanku untuk shalat tepat waktu.
  23. Alhamdulillah, ada yang membangunkanku untuk shalat tahajjud.
  24. Alhamdulillah, ada yang mengingatkanku agar tidak begadang malam-malam.
  25. Alhamdulillah, … satu halaman web ini tak cukup untuk menuliskan betapa bahagianya menikah…

Dukanya
Apa ya? Ga ada deh… :D


Artikel terkait:
  • Page 1 of 2
  • 1
  • 2
  • >