May '07
22

Nyesel Beli Buku

Files under Buku | 9 Comments

Pernah ga nyesel beli buku? Maksudnya kita membeli sebuah buku, trus setelah kita baca kita merasa menyesal telah membelinya? Aku sering.

Ada penyesalan yang timbul begitu selesai aku membacanya, namun ada juga yang baru timbul beberapa tahun kemudian. Penyesalan yang timbul beberapa tahun setelahnya masih bisa kutolerir, berarti dulu aku tidak menyesal membeli buku ini, dengan kata lain aku sempat memperoleh manfaat dari buku ini. Buku-buku yang masuk kategori ini sekarang sudah tidak ada karena udah aku singkirkan berikan ke orang lain. Jahat banget ya, ngasih buku ke orang kok ya buku yang ga disukai. Tapi aku pikir itu lebih baik daripada kuumpat-umpat kusimpan terus. Semoga aja buku yang menurutku kurang bermanfaat ini bisa bermanfaat bagi orang lain.

Kategori kedua, buku yang aku sesali langsung setelah aku membacanya. Ini ada beberapa dan masih tersimpan dalam koleksiku. Kebanyakan berupa novel-novel yang menurutku ga bagus, padahal ada tulisan “best seller”-nya.

Kayanya aku harus membudayakan “membaca sebelum membeli”. Novel Ayat-ayat Cinta aku beli setelah aku membacanya dari temanku, demikian juga Dwilogi Diorama Sepasang AlBanna dan Dilatasi Memori, sebuah buku yang bagus Bahkan Malaikat pun Bertanya karya Jeffrey Lang juga aku beli setelah aku membaca habis buku itu dari temanku. Beberapa buku favoritku juga kubeli setelah aku membacanya terlebih dahulu.


Artikel terkait:
May '07
21

Planet ComLabs

Files under Blog | 1 Comment

Sekarang ada Planet ComLabs lho, yaitu blog agregatornya anak-anak ComLabs ITB. Silakan mampir ya…

*Makasih buat Wisnu yang udah mbuatin :)


Artikel terkait:
May '07
14

Oleh-oleh dari Islamic Book Fair Bandung 2007

Files under Buku, Diary | 2 Comments

Tanggal 5-13 Mei 2007 kemarin ada Islamic Book Fair Bandung 2007 yang diselenggarakan di Be Mall. Dibandingkan dengan pameran-pameran buku yang selalu diselenggarakan di bulan Februari dan Agustus, inilah pameran buku PALING BERKESAN menurutku, Meski aku hanya 4 kali datang ke sana, yaitu di hari Sabtu dan Ahad-nya. Berikut sedikit oleh-oleh dariku.

Aku sama sekali ga beli buku, memang tujuanku bolak-balik ke sini bukan untuk beli buku. Aku sudah punya list 30 buku yang akan aku beli, dan tidak di sini aku akan membelinya. Urusan beli buku aku udah percaya sama Kang Irfan di Gelap Nyawang. Aku ke sini hanya cari referensi siapa tau ada buku bagus yang bisa menggeser list 30 bukuku, ternyata tidak ada.

Seperti biasa, jika ada pameran buku aku selalu ‘barang bekas’. Setelah muter-muter keliling-keliling akhirnya aku temukan sebuah stan di mana menjual majalah bekas seharga Rp 2000/buah. Langsung aja aku beli 15 buah, sampai penjualnya kaget “Hah, dibeli semua?” Hehe.. sebenarnya ga semua kok, soalnya banyak juga majalah yang sudah aku punya, aku hanya beli yang belum ada dalam koleksiku.

Trus ke stan Fatahillah, lihat ada kaset-kaset diobral Rp 5000-an. Langsung aja aku beli 9 buah, padahal aku ga punya radio tape, gimana nyetelnya. Ah, itu urusan ntar, hehe.. sekarang sih nabung dulu (maksudnya nabung beli kaset sebanyak-banyaknya).

Ada kejadian yang sempat bikin aku sedikit kecewa. Di sore hari aku beli kasetnya Alginat, eh di malam harinya di acara konser Nada Bestari aku dikasih kaset Alginat tersebut GRATIS. Ah, tau gini aku ga usah beli, jadinya aku punya 2 kaset yang sama donk? Atau ada yang mau? kalau ada yang mau silakan kontak aku, ntar aku kasih 1 kasetnya, tapi dengan syarat ambil sendiri di Bandung ya, aku males kalau harus ngirim via pos.

Hampir tiap hari ada acara bedah buku, tapi tidak semua kuikuti. Aku hanya ikut bedah buku Yang Berjatuhan di Jalan Da’wah, Khadijah The True Love Story of Muhammad, Bahagiakan Diri dengan Satu Istri (bukunya Pak Cah), dan Don’t Worry.

Dan yang lebih seru ada konser nasyid tiap malam Ahad, yang sempat bela-belain aku pulang lewat jam 9 malam. Setidaknya aku bisa melihat lebih dekat grup nasyid The Fikr, Tashiru, EdCoustic, Star5, Nanda Bestari. Sayang sekali ga bisa ikut pas peluncuran album kedua Shaf Fix, karena acaranya pas aku ada jadwal ngajar. Eh, tapi di hari terakhir bisa ketemu Haris Shaf Fix di konsernya Nada Bestari.


Artikel terkait:
May '07
6

Hari Ahad yang Melelahkan

Files under Perjalanan | 1 Comment

Hari Ahad ini adalah hari yang melelahkan. Setelah malam sebelumnya aku pulang sampai kos jam 10 malam karena nonton konser The Fikr dan Tashiru di Islamic Book Fair, di hari Ahad ini acaraku full lagi.

Sebelumnya sempat bingung, karena di hari ini ada banyak acara menarik.

Pertama, seminar dan training oleh Rhenald Khasali di DT, udah mau daftar, tapi alhamdulillah acaranya dibatalkan.
Kedua, training MHMMD oleh Ibu Marwah Daud Ibrahim. Hmm, beliau salah seorang tokoh idolaku. Aku kenal beliau saat acara Gema Nusa di Bandung beberapa tahun yang lalu. Sungguh, meski usianya sudah uzur, namun semangat beliau tetap menggelora, seperti anak muda.
Ketiga, acara Milad Salimah (Persudaraan Muslimah) Jabar di Masjid Raya. Menampilkan Neno Warisman, dkk. Ada acara talkshow dan bazar, pingin ikut deh.
Keempat, nah ini yang publikasinya paling akhir, baru kubaca beberapa hari sebelumnya, acara puncak Milad PKS Jabar di Sabuga.

Bingung kan? mau ikut yang mana.

Akhirnya, dengan mempertimbangkan waktu, jarak, dan duit yang aku punya, aku memilih ikut acara yang paling dekat dengan kosku, paling cepet ditempuh dari kosku, dan tentu saja paling sedikit ngluarin duit. Yup, aku mengikuti acara puncak Milad PKS Jabar di Sabuga.

Acara rencananya dimulai jam 09.00, tapi aku datang jam 08.30 biar dapat tempat duduk yang enak. Alhamdulillah, aku dapat tempat duduk, agak di belakang sih, tapi lumayan enak posisinya. Banyak peserta yang tidak dapat tempat duduk sampai harus berdiri atau duduk di lantai.

Sebelum acara dimulai, diisi persembahan nasyid dari Al Ghinat. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ust. Abu Rabbani. Dilanjutkan sambutan-sambutan, lalu taujih oleh Majelis Syuro PKS. Kemudian Penganugerahan PKS Award, taujih dari Hidayat Nur Wahid, dan kesenian-kesenian. Setelah istirahat shalat Dhuhur, dilanjutkan dengan pagelaran seni, menampilkan EdCoustic, Tashiru, Mupla, Ar Ruhul Jadid, Izzis, Kids Percussion, Ebiet Beat A, Yuki PAS Band, dan diakhiri dengan satu jam bersama Shoutul Harokah.

Sayang aku ga bisa ikut sampai akhir acara karena harus ke Habiburrahman jam 4 sore. Pukul 4 aku meninggalkan Sabuga naik angkot Caringin-Sadang Serang. Aku duduk di samping sopir dan karena begitu lelahnya aku tertidur. Saat bangun aku bingung ini sudah sampai mana, lihat-lihat tulisan di jalan ternyata aku sampai di daerah Cijerah. Aku kelewatan, harusnya kalau mau ke Habib tadi turun di Husein. Aku tengok jamku udah jam 5 sore, kalau aku balik ke Husein pasti makan waktu lama, belum lagi ganti angkot ke Habib yang biasanya angkotnya ngetem sampai setengah jam. Ah, akhirnya bolos tahfidz.

Udah tau kelewatan, aku males turun dari angkot. Tujuanku selanjutnya adalah ke Islamic Book Fair (lagi!) di Naripan. Aku pikir-pikir kira-kira naik angkot apa ya yang enak. Akhirnya kuputuskan turun di Kopo, kemudian ganti angkot Cicaheum-Cibaduyut turun di Buah Batu, kemudian ganti angkot Kalapa-Buah Batu turun di Sunda, dan terakhir naik angkot Kalapa-Ledeng turun di Veteran. Puas sudah aku keliling kota Bandung naik angkot, untung aja aku banyak hafal jalur angkot kota Bandung.

Di IBF ikut bedah buku Yang Berjatuhan di Jalan Dakwah. Meski sambil ngantuk dan perut lapar, aku lupa kalau belum makan dari pagi, akhirnya beli baso sosis goreng yang harganya mahal banget.

Pulang sampai kos jam 9 malam. Ngantuk, dan langsung deh aku tepar dengan sukses.


Artikel terkait:
May '07
3

Dari Gerakan ke Negara

Files under Buku | 1 Comment

Belajar Cepat
Bertindak Bijak
Berkarya Besar

Adalah tulisan tangan Anis Matta di buku Dari Gerakan ke Negara yang kudapatkan ketika mengikuti bincang buku “Dari Gerakan ke Negara, Dari Bangku Kuliah ke Bangku Istana”, hari Sabtu kemariin. Buku ini adalah buku ke 170 (kapan nyampai 200 ya?) dalam koleksi bukuku.

Acara ini berlangsung cukup seru dan meriah, dengan pembicara selain Anis Matta adalah Brian Yuliarto, dosen FT ITB yang pernah menjadi ketua KAMMI Jepang.

Salah satu tulisan Brian Yuliarto yang aku ingat adalah tiga faktor yang mempengaruhi perubahan seseorang sebagai berikut:
1. Buku yang dibaca
2. Aktivitas yang dilakukan
3. Komunitas yang diikuti

Ah, harusnya kemarin aku bawa semua koleksi bukuku karya Anis Matta (Model Manusia Muslim, Mencari Pahlawan Indonesia, Biar Kuncupnya Mekar Jadi Bunga) untuk kuminta tanda tangannya serta.


Artikel terkait:
  • Page 1 of 2
  • 1
  • 2
  • >