“Dik, siapa tokoh idolamu?”
“Doraemon!!”
“Lho kok Doraemon?”
“Doraemon itu hebat kak, bisa ngluarin apa saja dari kantong ajaibnya. Trus kalau mau ke sekolah bisa pakai baling-baling bambu, enak kan bisa terbang. Kalau mau jalan-jalan ke luar negeri, tinggal pakai pintu ajaib. Kalau mau lihat kita di masa depan tinggal pakai mesin waktu. Kalau mau ke luar angkasa, tinggal pakai … apa sih namanya pokoknya bisa langsung ke luar angkasa deh … Trus apa lagi ya? Banyak deh kak …”
“Neng, siapa idolamu?”
“Sheila on 7″
“Kenapa emang?”
“Lagu-lagunya bagus kak, saya suka lagu-lagunya. Saya punya koleksi kasetnya dari album perdana sampai albumnya yang terakhir lho. Saya juga punya posternya, besar, saya pasang di kamar saya. Oya, minggu depan ada konsernya lho kak. Saya udah beli tiketnya nih, mahal memang, tapi kan bisa minta ke ortu. Kakak udah beli belum? Ntar kehabisan lho!”
“Siapa tokoh idola Bapak?”
“Hidayat Nur Wahid”
“Kenapa?”
“Adik rajin mengikuti berita kan? Baru-baru ini akan ada pembagian laptop senilai Rp 21 juta untuk para anggota DPR. Hidayat Nur Wahid termasuk salah satu yang menolaknya. Bayangkan dik, pemerintah sampai mengeluarkan dana bermilyar-milyar hanya untuk membelikan laptop untuk para anggota DPR. Emangnya para anggota DPR pada ga punya uang untuk beli laptop sendiri?”
“Siapa tokoh idola Nenek?”
“Ibu Raden Ajeng Kartini”
“Kenapa?”
“Kalau ga ada beliau, kamu ga bisa sekolah nduk. Bersyukurlah kamu bisa sekolah, ga kaya nenek yang ga pernah mengenyam bangku sekolah, ga bisa baca-tulis, jadi nenek sering ditipu orang. Bersyukurlah nduk, kamu bisa jadi orang pinter. Manfaatkan kepinteranmu untuk memajukan negara ini, biar bangsa kita tidak gampang ditipu bangsa lain.”
