Jan '10
1

Catatan Awal Tahun

Files under Kontemplasi | 1 Comment

Dimulakan dengan Bismillah…
Alhamdulillah, blog ini masih hidup di tahun 2010!

[untuk menasehati diri sendiri]

Kata Hasan al-Banna, mimpi kita hari ini adalah kenyataan hari esok. Tentu jika dan hanya jika, hari-hari antara kedua masa itu -kemarin dan hari ini- terisi dengan ikhtiar, doa dan tawakkal untuk mengejar cita tersebut.

“Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?” (QS. 53:24)

Adakah sejarah hidup kita hanya akan tertulis tiga baris: nama Fulan, lahir tahun sekian, wafat tahun sekian. Padahal, buku sejarah dunia -juga sejarah akhirat kita- menyediakan tambahan halaman untuk kerja-kerja besar dan aman shalih kita.

Kita tengah mengubah dunia. Tapi urutan kerjanya tentu dari diri kita, keluarga kita, masyarakat, negara, baru kemudian dunia.

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. 13:11)


Artikel terkait:
Dec '09
14

Sakinah

Files under Artikel, Pernikahan | 1 Comment

Berbagi dari Ustadz Satria Hadi Lubis tentang keluarga Sakinah

S……..
Sibuknya adalah memecahkan masalah besar bukan sebaliknya
Dan ternyata masalah besar yang dihadapi keluarga muslim adalah tauhid dan menegakkan tauhid dengan da’wah

A…….
Awalnya adalah sangka baik dan kepercayaan
Berupaya untuk senantiasa berbaik sangka pada pasangan. Menyerahkan pengawasan pada Alloh saat pasangan tidak bersama

K……..
Keutamaannya adalah disiplin tanpa disuruh
Sensitif terhadap kebutuhan pasangan, tahu hak dan kewajiban masing-masing

I……..
Interaksinya adlaah kelembutan yang menyenangkan
Menggunakan “magic words” seperti: maaf, terimakasih, silakan, permisi
terutama ketika marah

N……..
Nilai-nilainya adalah memberdayakan bukannya menjatuhkan
Suami dan istri saling memberdayakan, saling mengembangkan potensi

A……..
Ambisinya adalah masuk surga bersama-sama
Saling mengontrol amalan harian

H……..
Hatinya adalah cinta walau ada kekurangan
Berani mengatakan : “Aku cinta engkau, walaupun…..” bukan “Aku cinta engkau, karena ….”


Artikel terkait:
Apr '09
17

Jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas (part 7-habis)

Files under Perjalanan | 1 Comment

Sebenarnya kami tidak tahu rute ke Masjid Kubah Mas, tanya beberapa teman dan orang-orang yang kami temui pun hasilnya nihil. Akhirnya kami naik angkot ke terminal Depok dari UI (tarif Rp 2.000,- per orang). Di terminal kami bertanya-tanya lagi ke orang-orang yang kami jumpai. Alhamdulillah, kami bertemu dengan seorang bapak petugas kebersihan terminal yang rumahnya di dekat Masjid Kubah Mas. Kami pun diberi tahu petunjuk menuju ke sana.

Dari terminal Depok kami naik angkot 03 menuju ke Parung Bingung. Eh… ternyata kami kebablasan, padahal kami udah bilang ke supirnya supaya diturunkan di Parung Bingung. Jadinya kami harus membayar Rp 8.000,- Kami lalu berbalik naik angkot ke Parung Bingung lagi (tarif Rp 2.000,- per orang). Dari Parung Bingung, kami ganti ke angkot 102 yang lewat di depan masjid (tarif Rp 2.000,- per orang). Kami pun turun tepat di depan Masjid Kubah Mas.

Sebenarnya Masjid Kubah Mas ini tidak jauh berbeda dengan masjid-masjid lain. Hanya kubahnya aja yang terbuat dari emas. Suasana di dalam masjid pun hampir sama dengan masjid-masjid lain.

Masjid ini sangat luas, di sekeliling masjid terdapat taman-taman yang teduh. Selain itu masjid ini juga ramai dikunjungi orang.

Menjelang sore, kami melanjutkan perjalanan untuk pulang ke Bandung. Kami naik angkot 102 ke Parung Bingung (tarif Rp 2.000,- per orang), lalu naik angkot 03 ke terminal Depok (tarif Rp 3.000,- per orang). Selanjutnya kami naik bus jurusan Bogor-Bandung (tarif Rp 45.000,- per orang) dan tiba di terminal Leuwi Panjang sekitar jam 10 malam. Dari Leuwi Panjang kami harus mengambil sepeda motor kami yang kami titipkan di stasiun Bandung. Ternyata menitipkan motor selama 2 malam dikenakan tarif Rp 15.000,- Dari stasiun kami pun nain motor menuju ke rumah.


Artikel terkait:
Apr '09
10

Jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas (part 6)

Files under Perjalanan | Leave a Comment

Dari Masjid Raya Bogor kami melanjutkan perjalanan ke UI. Kami naik angkot menuju stasiun Bogor (tarif Rp 2.500,- per orang), kemudian naik kereta menuju Depok (tarif Rp 2.000,- per orang). Kereta yang kami naiki kali ini lumayan lengang, banyak bangku kosong, mungkin karena kami naik dari Bogor (jadi belum banyak penumpang yang naik) dan ketika kami naik masih siang hari, belum jam pulang kerja.

Kami turun di stasiun UI, yang berada di dalam kampus UI. Kami melanjutkan perjalanan dengan berkeliling naik bus kampus (bus kuning). Mampir di Masjid UI dan Danau UI sebentar, selanjutnya keliling lagi naik bus.

Masjid UI

Danau UI

Halte Bus UI

Setelah puas berkeliling kampus UI, kami melanjutkan perjalanan ke Masjid Kubah Mas.


Artikel terkait:
Apr '09
3

Jalan-jalan ke Monas, Ragunan, TMII, Kebun Raya Bogor, UI, dan Masjid Kubah Mas (part 5)

Files under Perjalanan | Leave a Comment

Pagi-pagi sekali kami berangkat ke Kebun Raya Bogor. Dimulai dengan naik angkot 05 ke Bubulak (tarif Rp 2.500,- per orang) dilanjutkan dengan naik angkot 02 ke Kebun Raya (tarif Rp 3.000,- per orang).

Kebun Raya Bogor

Kami tiba di Kebun Raya dan membeli tiket masuk seharga Rp 9.500,- per orang, tiket ini merupakan tiket terusan ke Museum Zoologi.

Peta Kebun Raya Bogor

Salah satu fosil di Museum Zoologi

Di sebelah utara Kebun Raya terdapat Istana Bogor. Tapi kami tidak bisa masuk ke sana, karena ditutup buat umum. Jadi kami hanya bisa menyaksikan Istana Bogor bersama rusa-rusa yang sedang mencari makan dari luar gerbang.

Kebun Raya ini sangat luas, dan banyak terdapat taman yang sayang sekali untuk dilewatkan. Ada juga bunga Rafflesia Arnoldi, tapi waktu kami ke sana sedang tidak berbunga.

Capek juga jalan-jalan di sini. Sayang ya, tidak ada penyewaan sepeda tandem seperti di Ragunan.

Menjelang Dhuhur, kami mencukupkan perjalanan kami di Kebun Raya ini. Karena ini hari Jum’at dan suamiku harus Jum’atan, kami segera ke Masjid Raya Bogor naik angkot 06 dengan tarif Rp 2.500,- per orang.

(bersambung)


Artikel terkait: